Mang Syahdan, Petani Kopi dari Puntang

Senin, 12 April 2021 11:00 WIB

Skoppi – Lelaki sederhana ini kami panggil dengan sebutan Mang Syahdan. 

Mang Syahdan adalah seorang petani kopi di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Awalnya Mang Syahdan terjun di proses pengolahan paska panen, namun karena banyaknya kendala, Mang Syahdan memutuskan untuk berhenti.

Setelah beberapa tahun bekerja di bidang yang sama sekali berbeda, beberapa temannya kembali mengajak beliau , kali ini untuk menjadi petani kopi. Ketertarikan untuk kembali menggeluti dunia kopi pun muncul kembali.  Mang Syahdan akhirnya kembali ke dunia kopi, dan memiliki kebun kopi di daerah Gunung Puntang.

Kebun kopi Mang Syahdan adalah satu dari banyak kebun kopi yang diusahakan masyarakat di kawasan Gunung Puntang. Lahan yang dipergunakan untuk kebun kopi merupakan lahan milik pemerintah. Para petani kopi mendapat ijin pengelolaan kebun selama 30-35 tahun. Syaratnya kayu alam atau pohon-pohon alami yang tumbuh disana tidak dirusak atau ditebang.

Ada 1000 lebih pohon kopi berbagai varietas di kebun Mang Syahdan, yang terletak di ketinggian 1700-an mendekati Puncak Mega, Gunung Puntang, Kabupaten Bandung. Tahun lalu adalah kali kedua panen di kebunnya. Tak semua petani kopi juga melakukan proses paska panennya sendiri, kebanyakan langsung menjual hasil panennya ke pengolah atau melalui koperasi petani. Namun, Mang Syahdan mengolah sendiri kopi hasil kebunnya, tujuannya untuk menambah nilai jual dari hasil kebunnya.

Tahun ini, buah kopi di kebunnya sedang bertumbuh dan akan siap dipetik beberapa bulan lagi. Seperti yang lalu, Mang Syahdan berencana kembali mengolah sendiri buah kopi hasil panennya.